Perintah dasar CRUD

Halo sobat semuanya kali ini kita melakukan pembahasan kembali tentang web design. Pada bagian ini kita akan membahas tentang crud. Yang belum mengerti crud anda bisa mencari lagi di blog ini artikel tentang apa itu crud serta bagaimana konsep kerja dari crud ini sendiri. Dan pada kesempatan kali ini yang akan kita bahas adalah perintah dasar crud. Atau bisa dibilang ini adalah bagian dari praktek nya. Jadi bagi anda yang seorang web developer harus bisa melakukan fungsi crud ini karena ini sangatlah dasar. Dan ini merupakan fungsi fungsi pengolahan data yang dimana dalam suatu web itu pasti akan mengolah data. Maka dari itu betapa penting nya crud anda harus mempelajari nya.
Supaya anda tidak lupa dan untuk mengingatkan kembali tentang crud. Kali ini saya akan mereview kembali tentang crud. Jadi dalam pembuatan website maupun aplikasi pasti memerlukan sebuah pengolahan data. Maka dari itu crud ini merupakan sebuah fungsi pengolahan data yang terdiri dari 4 jenis fungsi yaitu create, read, update dan delete. Jadi keempat fungsi tersebut mempunyai fungsi yang cukup penting dalam pengolahan data disebuah aplikasi atau sebuah website. Jadi anda harus memahami masing-masing fungsi dan penerapannya. Langsung saja akan kita bahas satu persatu.

1. Create 
Baiklah untuk fungsi yang pertama kita bahas adalah fungsi create. Dimana fungsi create ini memiliki fungsi dasar yaitu membuat. Jadi bagian create ini adalah bagian dari sebuah fungsi dalam crud yang memiliki fungsi untuk membuat. Membuat disini artinya menciptakan atau menulis sebuah data dalam suatu pemrosesan data. Sebagian orang juga menyebutnya dengan menyisipkan data dalam sebuah database. Berikut ini adalah perintah untuk menambahkan data dalam suatu database mysql.

INSERT INTO nama_tabel(‘field_1’,’field_2’,’field_3’,...);

Seperti pada perintah diatas adalah perintah create yang menggunakan perintah insert. Jadi anda butuh nama tabel dan field yang ingin anda isikan datanya. Jadi yang perlu kita perhatikan disana adalah pada bagian insert into itu adalah perintah utamanya. Kemudian nama_tabel merupakan nama tabel yang akan kita tambahkan datanya. Kemudian yang ketiga adalah field-field yang akan kita isi dengan value atau datanya. Penulisan tanda tanda juga harus seperti diatas jika salah satu tanda maka akan berakibat. Jadi perintah create ini akan menyisipkan data dalam suatu tabel.

2. Read
Untuk perintah crud yang kedua adalah perintah read atau perintah pembacaan pada database. Jadi perintah ini akan membaca data yang ada pada database. Dan perintah ini yang akan menampilkan pada interface web atau aplikasi kita. Jadi setiap data yang kita lihat atau data yang ditampilkan sebenarnya merupakan perintah read. Karena perintah read ini akan melakukan pembacaan pada data yang ada pada database atau pada tabel. Berikut ini adalah salah satu contoh perintah read.

SELECT * FROM nama_tabel;

Dengan perintah diatas anda sudah bisa membaca data yang ada di tabel. Data-data yang ada pada tabel dapat ditampilkan dengan perintah diatas. Jadi misalkan anda punya data artikel dan anda ingin menampilkan pada web anda, anda bisa gunakan query ini. Tapi perintah diatas akan menampikan semua data yang ada pada tabel. Jadi semua data yang ada di tabel yang terpilih akan ditampilkan. Jadi misalkan anda hanya ingin menampilkan sebagian data maka ada perintah yang lainnya yang dapat anda pakai. Yaitu sebagai berikut

SELECT nama_field FROM nama_tabel;

Untuk perintah yang kedua ini kita bisa menggunakan perintah tersebut jika kita ingin menampilkan data dari field tertentu. Misalkan dari field nama, id dan sebagainya. Jadi tidak semua data akan ditampilkan. Jadi data seperti difilter atau dipilih hanya pada bagian-bagian tertentu saja.

3. Update
Kita lanjut ke perintah yang selanjutnya yaitu perintah update. Secara umum perintah update ini memiliki fungsi yaitu mlakukan pengeditan atau perubahan terhadap data yang sudah ada. Jadi data yang sudah ada di database bisa disunting dengan fungsi update. Tentunya ini dalam penerapan di sebuah web sangat perlu. Jadi misalkan kita melakukan kesalahan dalam input data, maka disinilah fungsi dari perintah update ini akan digunakan. Dan dalam penerapannya hampir sama yaitu ditentukan data yang akan diedit dan mau diedit bagaimana. Berikut ini adalah perintah dari fungsi update tersebut.

UPDATE nama_tabel SET field_satu=value,field_dua=value,field_tiga=value WHERE  nama_field=value;

Baiklah dikarenakan perintah diatas cukup panjang dan cukup rumit maka akan saya jabarkan satu persatu
UPDATE = perintah dasar untuk melakukan update terhadap data pada database
nama_tabel = nama tabel yang akan diupdate atau dirubah isinya
SET = perintah set ini menunjukan bahwa data akan dirubah menjadi
field_sekian = untuk bagian ini adalah menunjukan field berapa yang akan dirubah
value = ini adalah isi dari field itu sendiri. Ini adalah datanya
WHERE = where ini menunjukkan data mana yang akan dihapus 
nama_field = untuk nama field yang  ini fungsinya untuk mendefiniskan jika tadi
value = untuk value isi data yang ingin kita masukkan pada field tadi

Dengan fungsi-fungsi diatas anda bisa merubah data di database berdasarkan ketentuan-ketentuan yang sudah diatur diatas. Jadi fungsi update ini meskipun memiliki perintah yang cukup rumit. Tetapi ini akan memiliki fungsi yang berguna Karena kita bisa dengan mudah memilih data mana yang akan dipilih dan data tersebut juga bisa kita tentukan mana saja yang akan dirubah.

4. Delete
Lanjut ke fungsi yang terakhir yaitu fungsi delete. Semua pasti sudah tau karena fungsi ini sudah sangat familiar di semua orang. Dan hampir semua orang pasti pernah melakukannya. Karena ini adalah manajemen file, maka ini juga ada di dalam sebuah crud. Baiklah langsung saja ke perintah untuk menghapus.

DELETE FROM nama_tabel WHERE nama_field=value

Karena perintah diatas sudah hampir mirip dengan query-query sebelumnya maka kita akan mudah untuk memahaminya. Intinya perintah utamanya adalah perintah DELETE dan FROM ini menunjukkan data pada tabel mana yang akan di delete. nama_tabel adalah nama tabel yang dipilih. Dan WHERE menunjukkan ketentuan dari data tersebut. Untuk nama_field adalah ketentuan fieldnya. Dan untuk value adalah ketentuan nilai yang akan dihapus tersebut.
Scroll To Top