Menjadi seorang network administrator

 Dalam sebuah jaringan pasti memiliki seseorang yang mengurus jaringan tersebut. Dan orang yang mengurus jaringan tersebut disebut network administrator. Network administrator memiliki pekerjaan untuk mengurus sebuah jaringan serta mengatur suatu jaringan supaya dapat melakukan fungsinya. Dengan hal itu maka seorang administrator jaringan harus mempunyai sebuah skill dan kemampuan dalam hal jaringan yang cukup baik. Karena mereka akan mengurus jaringan supaya menjadi jaringan yang lebih baik lagi.

Tetapi sebelum kita masuk kedalam tugas-tugas dari seorang administrator jaringan, ada baiknya kita harus melakukan pemahaman tentang pengertian dari network administrator ini. Network administrator adalah seorang yang menangani suatu infrastruktur dalam sebuah jaringan. Jadi seorang network administrator ini akan melakukan pengurusan tentang jaringan yang mereka gunakan. Mereka akan melakukan perawatan sebagaimana supaya jarigan tersebut dapat berfungsi dengan baik dan sesuai keinginan. Seorang network administrator ini akan melakukan perbaikan jika suatu jaringan mengalami masalah. Jadi dalam kerjanya ini merupakan perawat dari sebuah jaringan. Jadi dibutuhkan seseorang yang benar-benar faham dengan sebuah jaringan supaya dapat mengoperasikan jaringan dengan sebaik-baiknya.

Dari beberapa penjelasan diatas mungkin anda sudah paham tentang apa itu network administrator. Dan pada poin-poin berikut ini akan kita jelaskan tentang tugas-tugas dari seorang network administrator. Serta dalam sebuah tugas tersebut tentunya akan berbeda-beda sesuai dengan kemampuan dan kebutuhan. Dan jika menjadi seorang network administrator tentunya anda harus punya kemampuan seperti berikut.

1. Mengkonfigurasi server
Hal yang harus dikuasai oleh seorang network administrator adalah melakukan konfigurasi pada sebuah server. Karena seorang network administrator akan mengontrol sebuah jaringan dari sebuah server. Karena dalam server ini akan mengatur tentang sistem dalam jaringan. Karena pada server ini merupakan sebuah pusat, maka perlu kita pelajari tentang cara cara melakukan konfigurasi pada server. 

Jadi seorang network administrator harus memahami mulai dari melakukan instalasi sampai menginstall layanan-layanan dalam sebuah jaringan. Serta dalam setiap layanan tersebut juga harus bisa melakukan konfigurasinya. Agar server dapat melayani klien dengan sebaik baiknya. Tentunya hal ini tidak terlepas dari kinerja seorang network administrator, jadi ini akan menentukan kinerja  suatu server. Jika dalam melakukan konfigurasi sudah benar maka kita tinggal menjalankan. Dan jika konfigurasinya sudah tepat tentunya akan memudahkan kita dalam melakukan perawatan jaringan tersebut.

2. Melakukan instalasi pada server 
Yang perlu dikontrol dalam sebuah jaringan adalah dimulai dari server. Karena dalam sebuah jaringan server ini adalah yang memberikan sebuah layanan. Maka pusat dari kontrol suatu jaringan ini bisa dikatakan di server. Tentunya adanya sebuah server ini yang pertama harus dilakukan adalah menginstal server tersebut. Maka sebuah server baru bisa digunakan. Dan jika server sudah berhasil digunakan maka tinggal kita melakukan konfigurasi atau mengatur layanan apa yang akan diberikan pada server tersebut. Tentunya sebelum menentukan hal-hal tesebut yang perlu dilakukan adalah melakukan instalasi serta melakukan persiapan terhadap servernya.

Jadi intinya adalah network administrator harus bisa melakukan penginstalan dari server ini. Agar lebih mudah maka harus bisa dari mulai pengenalan perangkat nya kemudian sitem operasi yang dipilih. Speesifikasi apa yang tepat untuk server tersebut. Jika sudah faham hal hal tersebut akan mudah memilih server yang sesuai dengan kebutuhan. Dan jika sudah sesuai maka tinggal kita melakukan sebuah penginstalan pada server yang akan kita gunakan tersebut.

3. Mengetahui layanan pada sebuah server
Sebuah server mempuyai tugas pokok untuk melakukan pelayanan terhadap sebuah klien. Dan jika melakukakn sebuah pelayanan tentunya akan membutuhkan sebuah layanan tertentu. Jadi seorang network administrator harus bisa menentukan yang pertama adalah kebutuhan dari jaringan tersebut seperti apa. Jika sudah ditentukan maka akan dengan mudah untuk memilih mana layanan yang tepat untuk server kita. Lalu apa fungsi dari pemilihan ini. Apakah kita tidak lebih baik menginstal semua layanan saja. Jika terlalu banyak layanan yang di instal maka akan membuat server terlalu berat. 

Maka kita harus memilih layanan-layanan yang sudah sesuai dengan kebutuhan dan jika kita menginstal sesuai kebutuhan. Jadi sistem operasi pada server akan lebih enteng jika menggunakan sebuah layanan yang sesuai kebutuhan atau layanan yang sedikit. Dan untuk membuat server yang sesuai kebutuhan ini tentunya yang harus anda lakukan adalah menganalisa. Tanpa sebuah analisa kita tidak akan tau jaringan kita ini butuh apa. Dan layanan apa yang harus diinstal.

4. Mengkonfigurasi layanan pada server
Setelah kita tau tentang layanan pada sebuah server. Maka kita harus mengkonfigurasi layanan layanan tersebut. Dan tentu kita akan menginstall layanan tersebut pada komputer server kita. Dan yang terpenting adalah konfigurasinya. Karena dalam menjadi network administrator hal ini adalah hal yang cukup rumit. Dan perlu melakukan beberapa pembelajaran dan melakukan praktek-praktek agar bisa mahir. 

Karena kita juga tau bahwa layanan dalam sebuah server ini tidaklah sedikit maka kita harus mempelajari konfigurasi-konfigurasi dari layanan-layanan tersebut. Kita sebut saja jika secara sederhana layanan-layanan dari server sebuah jaringan mulai dari dhcp, dns, web server, mail server, samba dan masih banyak lagi. Tentunya dari layanan-layanan tersebut memiliki konfigurasi-konfigurasi yang berbeda-beda. Dan kita harus mempelajari dahulu konfigurasinya. Setelah kita tau dan bisa. Kita kita langsung melakukan praktek pada server kita. Dan jika konfigurasi dari layanan server sudah berhasil terbuat maka akan lebih mudah dalam pelayanan.

5. Melakukan trouble shooting
Jika dalam hal pembuatan atau penginstalan dan konfigurasi sudah bisa dan cukup mahir. Tapi dalam jaringan pasti tidak luput dari sebuah error. Atau sebuah trouble, maka dari itu seorang network administrator harus bisa melakukan sebuah tugas penting yaitu melakuakan deteksi kesalahan dari sebuah jaringan. Tidak hanya dibagian server tetapi di semua bagian jaringan harus bisa melakukan troubleshooting. Supaya bisa tau letak dari kesalahan atau error yang terjadi. Karena memang banyak serangan atau gangguan-gangguan dalam sebuah jaringan baik itu secara software maupun secara hardware. Maka dalam melakukan troubleshooting ini harus dilakukan dengan teliti supaya bisa menemukan letak dari kesalahan tersebut. Dan jika sudah ketemu kesalahan nya maka kita juga harus memperbaiki kesalahan tersebut supaya jaringan dapat beoperasi kembali dengan normal.

Scroll To Top