Mengenal kabel jaringan ( Coaxial & Optic )

Dalam suatu jaringan tentunya akan membutuhkan suatu kabel jaringan. Dimana fungsi dari kabel jaringan ini sendiri adalah sebagai media transmisi. Media transmisi menjadi penghubung antara satu komputer dengan komputer yang lain pada suatu jaringan. Dan salah satu media transmisi adalah kabel yang juga digunakan untuk perantara dalam transfer data. Jika diamati sebenarnya ada 2 jenis media transmisi ini yaitu media transmisi berkabel dan tanpa kabel. Keduanya sama-sama memiliki fungsi untuk media transmisi dalam sebuah jaringan. Tapi pada kesempatan kali ini akan kita bahas tentang media transmisi yang berkabel. Yaitu yang menggunakan media kabel dalam melakukan pengiriman data disuatu jaringan.

Dari pembahasan sebelumnya kita telah memahami tentang kabel jaringan itu apa dan bagaimana penggunaanya. Serta kita sudah membahas salah satu dari kabel tersebut yaitu untuk jenis kabel twisted pair. Dimana ini masuk dalam jenis kabel tembaga. Jika kita ingin menggunakan suatu kabel dalam satu ruang tentu yang paling efektif adalah menggunakan media jaringan yang berupa kabel twisted pair seperti pada pembahasan yang sebelumnya. Dan untuk artikel yang kali ini yang akan kita bahas adalah tentang kabel jenis yang lainnya. Yaitu untuk kabel jenis coaxial dan kabel jenis optic. Kabel kabel ini sebenarnya juga pasti sama untuk fungsinya secara umum yaitu untuk media transmisi antara pengirim dan penerima. 

Untuk memahami tentang 2 jenis kabel lainnya yaitu untuk jenis kabel coaxial dan jenis kabel optic. Maka akan kita bahas ini dalam pembahasan sebagai berikut ini. Dan kita juga akan melakukan pembahasan satu persatu dari setiap kabel tersebut.

1. Kabel coaxial
Kabel coaxial adalah kabel tembaga yang digunakan pada jaringan broadband. Kita sering menemui kabel ini adalah pada jaringan jaringan yang outdoor atau di luar ruangan. Jadi ini berbeda dengan tipe kabel yang pertama yaitu untuk tipe kabel yang twisted pair. Jadi kabel ini merupakan kabel yang lebih tahan dibanding dengan kabel twisted pair. Jadi jika kabel twisted pair itu adalah kabel yang diperuntukkan untuk jaringan indoor. Dan untuk kecepatan dari kabel ini juga tidak kalah dengan kabel kabel yang lain.

Dan untuk konektornya sendiri adalah menggunakan konektor bnc. Jika saya bandingkan sendiri menurut saya untuk kabel coaxial ini punya keunggulan dibanding dengan kabel yang lain dalam hal kekuatan dan ketahanan. Jadi ini memang didesain untuk kabel luar ruangan dan tentu akan memiliki kekuatan yang lebih dibanding dengan kabel yang lain. Maka dari itu biasanya jika menghubungkan antar ruang yang berjauhan akan menggunakan kabel ini. Karena jika menggunakan kabel utp diluar ruangan itu kurang efektif apalagi tanpa adanya pelindung dalam kabel tersebut.

Dalam kabel coaxial ini terdapat 2 jenis juga. Dan jenis ini dibedakan berdasarkan ketebalan dari kedua kabel ini. Jadi perbedaan dari kabel coaxial adalah tentang tebal tipisnya kabel tersebut. Berikut ini adalah jenis dari kabel coaxial itu sendiri.

Coaxial Thickness yaitu kabel coaxial yang tebal. Jadi kabel ini akan bisa menampung bandwidth yang cukup banyak. Dengan diameter rata-rata 10mm membuat kabel ini efektif untuk sebuah jaringan LAN. Karena akan membuat jaringan LAN tersebut akan mampu berkomunikasi dengan cukup cepat  dan mampu menampung bandwidth yang banyak.

Coaxial Thinnet yaitu kabel coaxial yang memiliki ukuran lebih kecil dari kabel coaxial thicknet. Kabel ini biasa digunakan di kantor-kantor atau sekolah. Dan untuk kabel ini akan lebih baik jika digunakan tidak lebih dari 200m.

Kelebihan kabel coaxial
Kecepatan lumayan tinggi 
Harga murah
Kuat di luar ruangan

Kekurangan kabel coaxial
Instalasi sulit
Perawatan sulit
Biaya perawatan cukup tinggi

2. Kabel optic

Untuk kabel optic ini adalah kabel yang cukup unik dan terbilang berbeda dengan kabel kabel yang lainnya. Karena dari segi bahannya saja ini sudah sangat berbeda dengan yang lain. Kabel ini juga biasa disebut dengan kabel fiber optic. Jadi kabel ini adalah suatu kabel jaringan yang dapat mengirimkan data dengan cara menitipkan data pada berkas cahaya yang saling memantul dalam kabel optic. Lalu bahan apa yang mampu membuat kabel optic ini memantulkan cahaya. 

Jadi kabel optic ini diciptakan dari bahan dasar serat kaca atau kuarsa. Jadi akan mampu memantulkan cahaya. Dan dengan kecepatan cahaya ini maka data yang dikirimkan akan lebih cepat. Kabel optic ini jika dikupas akan sangat kecil dan bagian intinya sangat kecil bahkan jika dilihat dengan mata telanjang tidak bisa dilihat  dengan jelas. Dan ini sangat rentan patah atau pecah. Jika kabel optic ini tersentuh benda yang kasar maka inti dari kabel optic ini akan pecah atau patah. Karena kabel optic bahannya adalah kaca atau kuarsa. Jadi jika kita logika jika sebuah kaca seukuran rambut dan kaca tersebut tersentuh dengan benda yang keras tentunya akan membuat kaca tersebut langsung patah. 

Dan perlu diwaspadai juga tentang patahan dari kabel ini. Karena ini sangat kecil. Dan jika mengenai kita maka akan bisa menancap dan jika sampai tertancap pada kulit bisa saja masuk kedalam pembuluh darah. Karena ukuran inti dari kabel fiber optic ini sangat kecil. Tetapi dengan ukuran yang cukup kecil ini tidak akan mungkin dibiarkan dengan seperti itu. Pasti akan ada pelindung yang cukup kuat untuk melindungi kabel ini supaya kabel ini dapat terhindar dari kerusakan. Karena jika sampai terjadi kerusakan maka kerugian akan cukup banyak mengingat harga dari kabel ini cukup mahal. Dan alat untuk memperbaiki kabel ini juga harganya mahal juga. 

Maka dari itu untuk instalasi dan perawatan terhadap kabel ini harus dilakukan dengan hati-hati dan dilakukan oleh tenaga ahli. Supaya tidak menimbulkan kerugian yang banyak dan akan membuat kita harus mengeluarkan uang. Dan dalam melakukan instalasi kabel fiber optic ini sendiri juga akan membutuhkan kebersihan dalam kabelnya. Karena jika inti dari fiber optic ini terkena debu maka akan membuat kabel tersebut menjadi terganggu.

Kelebihan fiber optiic
Cepat
Hemat kabel
Simple

Kekurangan fiber optic
Mahal
Alat mahal
Instalasi sulit
Perawatan sulit

Demikian dari beberapa penjelasan diatas adalah penjelasan tentang kabel-kabel jaringan yang umum digunakan. Jadi jika anda sudah membaca dan memahami tentang kabel-kabel ini. Anda bisa membedakan kabel apa yang cocok dengan jaringan anda. Sekian dan terima kasih.
Scroll To Top