Beragam cara menginstal sistem operasi

Halo sobat semua pada kesempatan kali yang akan kita bahas adalah mengenai cara menginstal suatu sistem operasi. Jadi anda sudah faham bukan apa yang dimaksud dengan sistem operasi ini. Jadi sistem operasi atau yang biasa disebut dengan so adalah sebuah sistem yang menjembatani antara hardware dengan brainware. Atau bisa kita artikan sebuah sistem yang menghubungkan antara perangkat dengan penggunanya. Jadi inilah yang akan mempermudah para pengguna untuk mengoperasikan komputer.

Dan sering kita bahas juga tentunya ada banyak jenis sistem operasi baik windows maupun linux. Baik cli maupun gui, semua itu adalah sistem operasi. Tapi pada kesempatan kali yang akan kita bahas adalah tentang bagaimana sistem operasi ini di instal atau dipasang. Karena dalam pemasangan sistem operasi komputer ini ada beberapa  jenis cara jadi akan kita ulas bagaimanakah cara-caranya serta seperti apakah konsep dari setiap cara penginstalan ini. Tapi sebelum kita nanti masuk kedalam pembahasan tentang cara menginstal sistem operasi kita akan memahami dahulu apa itu instalasi sistem operasi.

Instalasi sistem operasi
Baiklah akan kita mulai pembahasan yang pertama. Yaitu kita bahas pengertiannya dahulu. Begini instalasi sistem operasi adalah suatu proses pemasangan sistem pada sebuah komputer. Jadi sangat simple dan mudah dipahami bahwa ini adalah proses pemasangan. Dan apa yang dipasang? Yang dipasang adalah sistem operasi. Jadi ini akan membuat sebuah komputer memiliki sebuah sistem supaya bisa digunakan dengan maksimal dan memberi kemudahan kepada penggunanya.

Jika kita sudah paham intinya, jadi inti dari penginstalan ini adalah memberikan jembatan antara pengguna dan perangkatnya. Jadi jika pengguna sudah memasang sistem operasi maka komputer akan lebih mudah digunakan oleh pengguna. Karena salah satu karakteristik sistem operasi adalah memudahkan pengguna. Maka dari itu seperti itulah pentingnya sistem operasi dalam sebuah komputer.

Baiklah setelah ini kita akan mulai membahas tentang cara-cara atau metode untuk melakukan instalasi sistem operasi. 
1. Fresh Instal
Untuk cara yang pertama ini adalah cara yang paling umum dilakukan oleh semua orang. Jadi pada prosesnya, komputer yang belum mempunyai sistem operasi akan diberi sistem operasi. Dan biasanya menggunakan bootable yang berasal dari dvd maupun flashdisk. Jadi dalam satu komputer terdapat satu sistem operasi. Dan biasanya untuk instalasi cara yang ini akan membuat semua data terhapus dan mengulang dari awal. Dan menurut pengalaman saya instalasi metode ini merupakan instalasi yang lebih fresh dan membuat komputer yang terinstal menjadi lebih ringan. Mungkin ringan disini disebabkan oleh masih sedikitnya data yang dimuat dalam suatu komputer serta belum aplikasi yang terinstal dalam komputer tersebut. Maka dari itu komputer menjadi lebih ringan. Dan perlu diperhatikan bahwa dalam metode yang ini dalam satu komputer terdapat satu sistem operasi. Dan hampir semua komputer di seluruh dunia menggunakan cara ini.

2. Update
Untuk cara yang kedua ini cukup unik karena ini akan mengaktifkan fungsi pembaruan dari sistem operasi tetapi tidak menghapus data sistem. Dan hanya memperbaharui data sistem, maka dari itu sebagian orang yang tidak mau datanya hilang mereka lebih memilih hanya melakukan update terhadap datanya tersebut. Cara ini biasanya bisa dilakukan dengan online juga. Yaitu dengan melakukan pengunduhan pembaruan. Cara ini biasanya diterapkan saa ada pembaruan windows atau muncul versi sistem operasi yang lebih baru.

Pada contohnya saat sistem operasi windows 10 baru release. Maka jika kita tidak ingin melakukan instal ulang kita bisa untuk mengupdate sistem operasi kita menjadi sistem operasi windows 10. Dan manfaat serta fitur yang ada juga sama dengan yang instal seperti biasa. Jadi ini cukup berguna juga di kondisi tertentu. Tetapi menurut penilaian saya cara ini merupakan cara yang kurang. Karena bagi saya komputer yang terinstal kurang fresh setelah instalasi dilakukan.

3. Multiboot
Metode yang ketiga yaitu multiboot. Metode multiboot ini adalah sebuah metode penginstalan sistem operasi dengan mengisi suatu komputer dengan 2 sistem operasi. Dan sistem operasi ini dapat dijalankan semuanya. Tetapi dengan catatan dijalankan secara sendiri-sendiri. Atau bisa dibilang secara bergantian. Jadi misalkan kita ini ingin mempunyai sistem operasi windows dalam komputer kita. Tetapi kita juga suka dengan sistem operasi linux.

Apakah kita harus bergantian dalam memakai sistem operasi tersebut. Jika bosan kita instal lagi dan seterusnya. Jika kita gunakan cara tersebut kita akan lelah dan hasilnya akan membuat perangkat terlalu sering di instal. Maka dari itu jawaban untuk kasus tersebut adalah dengan melakukan multiboot. Jadi begini,  anda bisa menginstal 2 sistem operasi yaitu windows dan linux. Jika kita ingin menggunakan windows maka kita boot ke sistem operasi windows. Dan jika kita ingin memakai sistem operasi linux kita bisa memakai sistem operasi linux. Yang penting adalah dalam meggunakannya secara bergantian. Jadi kita tarik kesimpulan bahwa multiboot adalah menginstal dua sistem operasi dan membukanya secara bergantian.

4. Virtualisasi
Cara yang keempat adalah cara yang sering dilakukan oleh orang-orang untuk melakukan praktek. Atau sekedar mencoba sistem operasi. Jadi begini, metode virtualisasi adalah suatu metode instalasi yang intinya menginstal komputer dengan lebih dari satu sistem operasi dan bisa menjalankannya secara bersamaan. Jadi sistem operasi A bisa dijalankan secara bersamaan dengan sistem operasi B. Tapi perlu di ingat lagi kata-kata virtual. Jadi yang digunakan ini adalah sistem operasi virtual jadi bukan sistem operasi yang nyata. Tetapi ini sama sekali tidak ada bedanya dengan sistem operasi yang diinstal pada umumnya. Jadi kita akan menggunakan sistem operasi di dalam sistem operasi. Biasanya dalam metode vitualisasi ini kita akan menggunakan aplikasi tertentu untuk menginstal nya.

Pada contoh nya adalah aplikasi virtualbox dan vmware. Jadi kedua aplikasi tersebut bisa digunakan untuk menginstal sistem operasi virtual tadi. Jadi dalam melakukan penginstalan ini kita membutuhkan suatu file iso atau file yang biasanya juga digunakan untuk menginstal sistem operasi pada komputer. Tetapi ini cukup mudah yaitu dengan memuat file iso tersebut dalam aplikasi dan menambahkan beberapa settingan tertentu maka akan bisa terinstal sistem operasi yang kita pilih tadi. Dan jika kita menjalankan sistem operasi secara bersamaan tentunya juga perlu suatu memory yang cukup besar bukan. Jadi dalam sistem operasi ini kita akan dengan mudah mengoperasikan sistem operasi secara bersamaan. Jadi intinya sistem cara penginstalan metode virtualisasi adalah suatu metode menginstal sistem operasi dengan cara menginstal beberapa sistem operasi dan bisa menjalankannya secara bersama-sama.
Scroll To Top