Web statis dan Web dinamis

Semua orang pasti sudah mengerti dengan website. Bahkan semua orang juga sudah menggunakan website ini setiap hari untuk keperluan mereka. Tetapi taukah anda sebenarnya apa sih website itu. Sebenarnya website ini adalah sebuah informasi yang dibagikan lewat internet yang disajikan dalam sebuah halaman. Para blogger di seluruh dunia juga menggunakan web ini untuk membuat blog mereka. Ada blog yang dibuat sendiri dengan merancang pembuatan website ini sendiri ada juga blog yang langsung menggunakan cms bawaan dari tempat mereka membuat blog seperti pada blogger.

Tetapi jika anda ingin mempelajari tentang pembuatan website saya sarankan untuk mengunjungi blog ini karena di blog ini juga akan memberi informasi tentang web design dan web developer. Tetapi pada kali ini yang akan saya jelaskan adalah tentang jenis web. Sebenarnya web itu terdiri dari 2 jenis yaitu web statis dan web dinamis. Dimana setiap jenis tersebut ada kelebihan dan kekurangan nya. Selalnjutnya akan segera kita bahas satu persatu kelebihan dan kekurangan dari kedua jenis web ini. Berikut adalah perbedaan web statis dan web dinamis:

1. Dari segi pembaca
Web statis pada web statis ini sebuah web dapat diakses oleh pembaca. Tapi perlu kita garis bawahi diakses, jelas web harus bisa diakses tapi pada web statis ini para pembaca hanya dapat membaca dan melihat saja dalam arti mereka tidak bisa membuat komentar seperti pada website yang diupload pada internet pada umumnya. Jadi web statis hanya akan menampilkan informasi tanpa interaksi.

Web dinamis pada web dinamis para pembaca bisa memiliki keleluasaan untuk melakukan interaksi contohnya adalah berkomentar. Jadi website yang digunakan di internet pada umumnya adalah web dinamis, jadi para pembaca mampu melakukan interaksi kepada pemilik website untuk keperluan tertentu. Jadi jika kita lihat dari segi pembaca atau pengunjung, website dinamis akan lebih diunggulkan daripada web statis karena pada web dinamis mampu berinteraksi dengan para pembaca.

2. Dari segi pembuatan
Web statis cara pembuatannya lebih mudah dipelajari karena hanya simple yaitu membuat halaman-halaman website dan selesai tinggal upload selesai, jadi tidak perlu repot repot menggunakan cms. Maka dari itu sebenarnya web ini sangat mudah digunakan untuk belajar. Yaitu dengan membuat web dan bisa dijalankan di localhost.

Web dinamis dalam pembuatannya dianggap lebih sulit dikarenakan banyaknya bahasa yang perlu dipelajari. Tapi bagi para web developer hal ini mudah biasa nya pembuatan ini memerlukan banyak keperluan seperti cms dan lain sebagainya jadi web akan lebih lama dibuatnya. Tapi ya seperti pada poin nomer satu tadi web dinamis memiliki keunggulan jadi tidak heran kalau pembuatannya rumit.

Jika kita bandingkan dari segi pembuatan maka kita akan lebih mudah untuk membuat web yang statis karena bahasa yang digunakan tidak terlalu banyak dan akan membuat kita lebih mudah memahami bahasa apa saja yang digunakan.

3. Bahasa pemrograman yang digunakan
Web statis mudah dibuat karena bahasa yang digunakan cukup simple. Kita akan sebutkan apa saja sih bahasa pada web statis ini. Sebelumnya akan kita pahamkan dulu bahwa yang dimaksud disini adalah bahasa pemrograman. Bahasa pemrograman yang akan kita gunakan adalah bahasa pemrograman HTML. Hyper Text Markup Language sudah bisa kita gunakan untuk membuat sebuah website.

Karena bahasa ini merupakan bahasa dasar yang dapat kita gunakan untuk membuat website. Maka dengan bahasa ini saja sebenarnya kita sudah dapat mebuat website. Lalu apakah html sudah cukup?  jawabannya belum karena bisasanya tampilan untuk web yang hanya menggunakan html ini kurang bagus maka dari itu kita bisa menggunakan bahasa yang lain untuk memperbaiki nya yaitu kita contohkan menggunakan bahasa css dan javascript. Dengan menambahkan 2 bahasa tersebut kita bisa mempercantik tampilan web statis kita.

Web dinamis lebih menggunakan bahasa yang bersifat server side yaitu bahasa yang digunakan pada sisi server atau dari pemrosesan data pada sebuah website atau yang kita sebut cms tadi jadi kita akan membuat website dinamis ini dengan beberapa bahasa contohnya adalah bahasa php dan yang lain sebagainya bahasa php ini adalah bahasa yang cukup populer digunakan untuk pembuatan website. Tetapi meskipun sudah menggunakan php kita sebenarnya masih butuh html, css, javascript dan bahasa bahasa lainnya. Tetapi yang terpenting adalah pada pembuatan website ini kita mampu mengolah data. Yang terpenting dalam penggunaan bahasa ini untuk pengolahan data.

Misalkan kita menjadi seorang yang bergerak di bidang pembuatan website tentu kita akan mempelajari bahasa bahasa yang akan digunakan untuk membuat website. Maka dari itu karena dalam web dinamis menggunakan bahasa yang lebih banyak maka akan dianggap lebih sulit dari web statis.

4. Pengolahan data
Apakah dalam sebuah web statis sudah bisa mengolah sebuah data? jawabannya belum karena pada web statis ini biasanya hanya berupa tampilan saja maka dari itu seperti mengolah data masih belum bisa pada contohhnya mengupload file memberi komentar. Dan sebagainya pada web statits belum bisa melakukan dan pada hal ini dikarenakan web statis ini sendiri masih  belum memiliki alat untuk mengolah data seperti pada website dinamis yang bisa melukan pengolahan data seperti pada website dinamis tadi. Maka dari itu sebenarnya web statis hanya berupa informasi.

Baru pada bagian web dinamis ini kita mampu untuk membuat website menjadi lebih berguna yaitu bisa mengolah data. Lalu data apakah yang dimaksud disini? bukankah pada website statis tadi juga bisa menampilkan informasi dan informasi ini juga berupa data. Tetapi yang kita maksud berbeda kita akan membuat informasi lebih dari sekedar menampilkan, kita bisa mengedit, menambah, serta menghapus informasi dari sebuah website karena telah disediakan alat untuk pengolahan data.

Kita bisa mengupload sebuah file foto dokumen dan sebagainya. Facebook dan sosmed yang lainnya sebenarnya contoh penerapan web dinamis dimana facebook tersebut mampu mengolah data dari banyak user diseluruh dunia. Bukankah kita sebagai pemakai facebook mampu untuk membuat postingan kemudian mengedit dan menghapusnya. Ini adalah salah satu karakteristik dari web dinamis.

5. Informasi yang disajikan
Pada web statis Informasi yang disajikan pada web statis merupakan informasi yang itu itu saja sesuai informasi yang ditulis pada kode html. Jadi jika kita ingin informasinya berganti ya kita rubah pada kode html. Bukankah hal ini cukup ribet, maka dari itu informasi pada web statis ini bersifat statis. Hanya berubah saat kode nya dirubah.

Baru pada web dinamis dapat kita olah dengan menggunakan beberapa fungsi. Dapat kita ambil contoh  pada web-web berita yang biasa kita baca, dalam web tersebut bukankah informasi nya selalu berubah lalu siapa yang merubahnya. Yang merubahnya adalah pemilik web, lalu apakah pemilik web tersebut merubah kode pada web mereka. Jawabannya tidak, pemilik web hanya akan mengolah informasi pada sisi cms. Dan melakukan pergantian informasi tanpa merubah kode.

Scroll To Top